Senin, 21 September 2009

Posted by Mayang Suci at 13.03
Aku tak bisa mengerti akan diriku sendiri. Aku tak lebih seperti manusia dalam kapal bajak yang terombang-ambing ditengah lautan. Yang hanya mampu bergantung pada perahu rapuh yang sesaat lagi akan penuh air. Yang hanya mampu terombang-ambing tanpa ingin tahu bagaimana caraku untuk selamat.
Aku hanya mampu tertegun pada semua yang terjadi, berserah diri dan melihat takdir yang menuntunku.
Mungkin aku ini tak waras. Bahkan aku tak mengerti watak diriku sendiri. Bila aku saja tak mampu menafsirkan diriku, mana mungkin orang lain mampu mengertiku.
Layaknya manusia bodoh yang selalu sembunyi dibalik topeng konyolnya.
Hidup memaksaku untuk tak memiliki kepribadian. Apa bila kepribadianmu perasa, seumur hidup kau akan selalu lemah? Tentu tidak bukan?
Hidup memaksaku memakai topeng peran yang jauh lebih kuat dari kepribadianku yang sesungguhnya. Hingga kini aku, entah sudah lupakah aku akan kepribadianku ataukah memang sejak dulu aku memang tak punya kepribadian. Aku tak mengenal diriku sama sekali. Bahkan tujuan hidup pun aku tak mengerti. Yang kutahu pasti kini tujuan hidup bukanlah kebahagiaan lagi. Mungkin hidup sudah terlampaui modern, hingga kebahagiaan pun kini berubah menjadi mesin yang akan menjadi candu bagi manusia untuk memaksanya bahagia.
Kebahagiaan kini tampak tak pernah asli. Haruskah aku menyembah pada kebahagiaan kini?

0 comments:

 

Mayang Suci Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting Graphic from Enakei